Nov 7, 2007

good and bad of global warming

Ini sebuah cerita yang saya dapat dalam sebuah workshop. Cerita ini tentang sejauh mana dampak global warning terhadap kehidupan manusia. Untuk memahami pemanasan global, mari kita ambil contoh sederhana. Setiap anda bepergian dengan kendaraan bermotor, asapnya akan dilepaskan ke udara bebas & atmosfer. Dalam konsentrasi yang kecil akumulasi polutan tidak membahayakan, sayangnya akumulasi itu sudah terjadi sejak revolusi industri dimulai. Yang membahayakan dari emisi gas adalah ketidakmampuan atmosfer melepaskan panas matahari ke luar angkasa karena terhalang kumpulan gas polutan tadi. Efeknya panas terpantul kembali ke bumi dan secara perlahan berkontribusi dalam pencairan es di kutub & pemanasan air laut. Itulah kenapa gas rumah kaca (GRK) disebut meminjam situasi sejenis di rumah kaca.

Air laut yang lebih hangat bukan sesuatu yang buruk. Kondisi ini memicu metabolisme yang lebih cepat termasuk perkembangbiakan spesies tertentu, contohnya squid (sotong, cumi-cumi dan sejenisnya). Banyak riset yang menunjukkan hal ini (disini, disini,). Apa artinya bagi penikmat seafood? Tidak perlu khawatir kekurangan cumi-cumi bahkan kini bisa menyantap lebih banyak karena ketersediaannya melimpah. Lalu? Yap tepat sekali, penikmat seafood tentu tahu konsekuensi kesehatan yaitu kolesterol. Semakin banyak konsumen cumi-cumi akan meningkatkan resiko kesehatan, anda harus bolak-balik ke dokter dong? Padahal pergi ke dokter juga naik kendaraan bermotor, dan itu artinya menambah GRK.
Moral cerita, dalam suatu sistem elemen-elemennya tidak selalu bergerak saling mendukung, kadang saling bertabrakan lalu kembali mengikuti pola-pola yang sudah ada. Jadi global warming tidak terlalu buruk, bukan?

2 comments:

Gustaf said...

Saya tertarik dengan ulasan anda dengan adanya percepatan metabolisme dan perkembangbiakan yang bisa mengakibatkan beberapa spesies melimpah secara kuantitas (dengan mencontohkan squid, misalnya). Ya, memang bila kondisi berubah panas maka kemngkinan ke arah itu ada, namun bayaran dari kondisi ini malah akan memusnahkan sebagian besar spesies dan bisa saja makanan dari squid. Nah, akibatnya apa? Mereka toh akan mati juga.... Thanks for sharing, anyway

Indonesia Articles Online said...

Salam Kenal mas...